Statistics

Selasa, 03 November 2015

Mengidentifikasi Karakteristik Novel Angkatan 20-an


Nama   : Muhammad Naufal Majid
Kelas / Nomor Presensi : IX G /21


Sengsara Membawa Nikmat


            Novel “Sengsara Membawa Nikmat”adalah salah satu bentuk sastra klasik  karya anak negeri yang cukup popular.Novel ini merupakan sastra angkatan 1920. Kisah yang bernuansa adat Minangkabau ini  mengisahkan tentang perjuangan hidup yang penuh dengan ancaman,tantangan,dan hambatan yang dialami oleh tokoh utama sebelum ia meraih kesuksesan dalam hidupnya.
*       Identitas Buku

Ø Judul buku                   : Sengsara Membawa Nikmat
Ø Penulis                         : Tulis Sutan Sati
Ø Penerbit                      : Balai Pustaka
Ø Cetakan pertama        : 1929
Ø Jumlah halaman           : 204

*       Sinopsis
            Secara umum, novel ini menceritakan tentang kehidupan Midun,seorang pemuda Minang dari kalangan rakyat biasa.Di dalam novel ini,ia diceritakan sebagai sesosok pemuda yang santun, berperilaku baik, taat agama, mahir dalam ilmu silat dan rendah hati. Karena kehalusan budi pekerti dan kerendahan hatinya, ia disukai warga kampungnya. Hal ini membakar rasa iri hati dan cemburu pemuda lainnya yangbernama Kacak. Kacak adalah pemuda dari golongan bangsawan yang sangat disegani di kampungnya karena ia adalah anak raja.Ia dilukiskan sebagai pemuda yang angkuh,congkak,dan jahat.

            Penyebab utama terjadinya konflik dalam novel ini ialah kebencian dan kedengkian Kacak kepada Midun.Ia terus mencari akal untuk menyiksa,menjebak,dan memfitnahnya.Lebih dari itu,iamerencanakan sejumlah hal dengan tujuan membunuh Midun. Usaha tersebut selalu gagal.Akan tetapi ,Midun dapat dijebak dan pada akhirnya ia berhasil dijebloskan ke dalam penjara.
            Dalam menjalani masa tahanannya, Midun bertugas menyapu jalanan. Pada suatu hari, ia melihat  gadis cantik yang duduk termenung di bawah pohon. Setelah gadis itu pergi, Midun bermaksud menyapu di tempat gadis tersebut duduk. Dirinya sangat terkejut karena mendapati sebuah kalung milik gadis tersebut. Akhirnya setelahia mengembalikan kalung milik gadis tersebut, ia bisa berkenalan dengan gadis itu. Halimah hidup bersama dengan ayah tirinya. Ia merasa tidak terancam dan ketakuta.Gadis yang bernama Halimah itu meminta Midun untuk mencari ayah kandungnya di Bogor,setelah Midun selesai menjalani masa hukuman yang tinggal beberapa hari itu. Akhirnya,Midun berjanji untuk mengantarkan Halimah.

            Setelah keluar dari penjara,Midun menepati janjinya dengan membawa Halimah lari ke Bogor mencari ayahnya. Setelah menemukan ayah Halimah, Midun menetap di rumah tersebut selama beberapa bulan. Setelah sekian lama tinggal di rumah itu, ia memutuskan berangkat ke Batavia mencari pekerjaan.

            Masalah yang Midun alami,belumlah usai. Ia meminjam uang pada rentenir dan memulai usahanya.Akan tetapi,akibat meminjam kepada rentenir, ia harus berhadapan kembali dengan meja hijau karena ia tidak mau membayar uang yang ia rasa tidak pernah ia pinjam.Akhirnya, ia masuk ke penjara sekali lagi. Setelah ia menghirup udara bebas, ia pun berjalan-jalan ke Pasar Baru.Secara tidak sengaja ia menolong seorang sinyo Belanda yang diganggu penjahat. Sinyo Belanda tersebut ternyata anak seorang pejabat terkenal. Karena kebaikannya,Midun diberi pekerjaan dan akhirnya ia pergi ke Bogor untuk menikahi kekasih hatinya, Halimah.

            Karir Midun pun mengalami kenaikan yang signifikan dan dipercaya memimpin sebuah operasi di Medan. Hal tersebut mempertemukannya dengan adiknya yang bernama Manjau. Manjau bercerita bahwa keadaan keluarganya sangat menyedihkan. Akhirnya, Midun meminta agar ditugaskan di kampung halamannya.Akhirnya ia kembali ke sana dan bertemu dengan keluarganya.Ia pun juga bertemu dengan Kacak,musuhnya dahulu. Kacak sangat menyesal dengan perbuatan yang telah ia lakukan dahulu pada Midun. Akhirnya,Midun beserta keluarganya  hidup bahagia di kampung halamannya.

*      Unsur Intrinsik

Ø  Tema
Tema dari novel ini ialah perjuangan dan ketabahan. Hal ini dikarenakan oleh adanya perjuangan panjang dan berat yang harus dialami Midun untuk dapat mengubah jalan hidup dirinya dan keluarganya.

Ø  Tokoh dan Penokohan

·         Midun
Tokoh protagonis yang bersifat cekatan,rajin,pandai,arif,suci,baik hati,tertib,sopan,santun,lemahlembut,gagah berani,penyayang,pengasih,ikhlas,alim,dan saleh.

Bukti kutipan :

o   “Pakaiannya yang bersih dan sederhana rupanya itumenunjukkan bahwa ia seorang yang suci dan baik hati.Parasnya baik, badannya kuat, bagus, dan sehat.”(Kutipan berdasarkan pada halaman tiga)
o   “Memang Midun seorang muda yang sangat digemari orang di kampungnya. Budi pekertinya amat baik, tertib sopan santun kepada siapa jua pun. Tertawanya manis, sedap didengar; tutur katanya lemah lembut. Ia gagah berani lagi baik hati, penyayang dan pengasih…..”
(Kutipan berdasarkan pada halaman empat)
o   “Nah, saya katakan terus terang kepadamu! Engkau adalah seorang anak muda yang cekatan. Budi pekertimu baik. Dalam segala hal engkau rajin dan pandai. Selama ini belum pernah engkau mengecewakan hati kami. Segala pekerjaanmu bolehdikatakan selalu menyenangkan hati kami.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 24)
o   “..hati anak muda yang alim dan saleh itu berdebar jua.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 128)

·         Kacak
Tokoh antagonis dengan sifat yang sombong,jahat, tidak disukai orang, dan suka berkata kasar kepada orang lain.

Bukti Kutipan :

o   “…..karena bersesuaian dengan tingkah lakunya. Ia tinggi hati, sombong, dan congkak. Matanya juling, kemerah-merahan warnanya. Alisnya terjorok ke muka, hidungnya panjang dan bungkuk. Hal ini sudah menyatakan, bahwa iaseorang yang busuk hati. Di kampung ia sangat dibenci orang, karena sangat angkuhnya…”(Kutipan berdasarkan pada halaman lima)
o   Dengan marah amat sangat Midun dipukul, ditinju dan diterajangkanoleh Kacak.
(Kutipan berdasarkan pada halaman 39)
o   "Jika benar engkau saya katakan kurang ajar, apapikiranmu, anjing!" ujar Kacak dengan sangat marah. "Akansaya sembahkah engkau hendaknya, binatang!"
(Kutipan berdasarkan pada halaman 45)

·         Halimah
Cantik, baik budi pekertinya , sederhana, dan manis dipandang mata.

Bukti Kutipan :
o   “…..Sungguh cantik gadis ini, tidak ada cacat celanya. Hati siapa yang tidak gila, iman yang takkan bergoyang memandang yang seelok ini. Tingkah lakunya pun bersamaan pula dengan rupannya…”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 144)

·         Pak Midun
Tokoh protagonis yang berbudi pekerti baik, arif, dan penyayang kepada anak- anaknya.

Bukti Kutipan :

o   “…..karena pak Midun seorang yang tahu dan arif, tiadalah ditinggalkannya syarat-syarat aturan berguru….”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 16)
o   “Demikianlah hal pak Midun habis hari berganti pekan, habis pekan berganti bulan. Ia selalu bercintakan Midun, sedikit pun tidak hendak luput dari pikirannya… “
(Kutipan berdasarkan pada halaman 167)

·         Haji Abbas
Tokoh protagonis dengan budi pekertinya yang baik,bijak, berilmu, dan meupakan seorang ulama besar.

   Bukti Kutipan :
o   “….. Haji Abbas adalah seorang ulama besar. Memang menjadi sifat pada haji Abbas, jika menuntut sesuatu ilmu berpantang patah di tengah.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 18)
o   “Haji Abbas adalah seorang tua, yang lubuk akal gudang bicara, laut pikiran tambunan budi, maka ia pun dimalui dan ditakuti orang di kampung.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 18)
o   "Meskipun engkau tidak bersalah, tapi percayalah engkau,bahwa kejadian petang ini tidak membaikkan kepada namamu. Biarpun tidak salahmu, tapi kata orang keduanya salah.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 18)

·         Tokoh Tambahan
Maun, Manjau,Kadirun, Ibu Juriah, Juriah, Kemenakan tuanku Laras, Pendekar Sutan, Pak Inuh, Lenggang, Jenang,Turigi,Bentang Alam,Ibu Halimah,Nenek Halimah,Ayah tiri Halimah,orang Tionghoa ,Pak Karto, dan Ganjil.

Ø  Latar
·         Tempat     
Latar tempat yang ada di dalam novel ini adalah Minangkabau,Bogor, Bukitinggi, Padang, dan Tanah Jawa.
Bukti Kutipan :

o    “Sesudah makan-minum, maka diketengahkannyalah oleh Pak Midun syarat-syarat berguru ilmu silat, sebagaimana yang sudah dilazimkan orang di Minangkabau.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 16)
o    "Baik Mamak! Tapi saya rasa tentu tidak akan demikian jadinya, sebab yang saya ketengahkan ini, menurut adat di Minangkabau ini."
(Kutipan berdasarkan pada halaman 174)
o    “Sebulan lagi ada pacuan kuda dan pasar malam di Bukittinggi.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 59)
o    “Setlah Midun keluar dari kantor Landraad, diceritakannyalah kepada ketiga bapaknya, bahwa Ia dihukum ke Padang lamanya empat bulan.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 81)
o    “Beserta dengan beberapa orang kawan dari Betawi, ia pun berangkatlah ke
Bogor. Sampai di Bogor, didapatinya ayah Halimah sudah siap.”
  (Kutipan berdasarkan pada halaman 186)

·         Waktu      
Latar waktu novel ini ialah waktu Asar,Ahad pagi,malam hari,pagi-pagi pada hari Sabtu.
o   “Waktu asar sudah tiba. “
 (Kutipan berdasarkan pada halaman pertama)
“Sekali peristiwa pada suatu petang Midun pergi ke sungai hendak mandi.  (Kutipan berdasarkan pada halaman 43)
o   “Hari Ahad pagi-pagi, Midun sudah memikul tongkat pengirik padi ke sawah.”  (Kutipan berdasarkan pada halaman 27)
o   “Pagi-pagi hari Sabtu,sebelum matahari terbit, sudah sampai di Bukittinggi.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 64)

·         Suasana    
Suasana yang dialami para tokoh novel ini ialah takut,bahagia,dan sedih.

Bukti Kutipan :

o   Berkacau-balau pikiran Midun tentang batu yang dikatakan keramat itu.Tetapi ia tidak berani mengeluarkan perasaannya,karena takut kepada orang banyak yang mengelilinginya.
(Kutipan berdasarkan pada halaman 69)
o   “Denganbersedih hati dan muka yang suram, berjalanlah ia, tidak menoleh-noleh ke belakang.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 69)

o   “Mendengar perkataan itu hampir tidak dapat Midun menjawab, karena sangat girang hatinya mendengar kabar itu.
(Kutipan berdasarkan pada halaman 117)

Ø  Alur/Plot
Alur maju adalah alur yang digunakan dalam novel ini.
·         Orientasi atau pengenalan

Bukti Kutipan :

o   “Pakaiannya yang bersih dan sederhana rupanya itu menunjukkan bahwa ia seorang yang suci dan baik hati.Parasnya baik, badannya kuat, bagus, dan sehat.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman tiga)
o   “Memang Midun seorang muda yang sangat digemari orang di kampungnya. Budi pekertinya amat baik, tertib sopan santun kepada siapa jua pun. Tertawanya manis, sedap didengar; tutur katanya lemah lembut. Ia gagah berani lagi baik hati, penyayang dan pengasih…..”
(Kutipan berdasarkan pada halaman empat)

·         Timbulnya konflik atau permasalahan
·          
Bukti Kutipan :

o   “Kacak selalu mencari-cari jalan, supaya ia dapat berkelahi dengan Midun. Dengan kiasan itu Midun maklum atas kebencian Kacak kepadanya. Tetapi ia amat heran, apa sebabnya Kacak jadi begitu kepadanya.
 (Kutipan berdasarkan pada halaman 30)

·         Puncak Konflik
Bukti Kutipan :
“Setelah Midun keluar dari kantor Landraad, diceritakannyalahkepada ketiga bapaknya, bahwa ia dihukum ke Padang lamanya empat bulan. Dan dikatakannya pula besoknya ia mestiberangkat menjalankan hukuman itu.” (Kutipan berdasarkan pada halaman 30)

·         Penyelesaian  atau Resolusi
o   “Setelah diperiksa, kedapatan adabeberapa rupiah uang belasting yang tidak disetornya. Kacakdicari, didakwa menggelapkan uang belasting. Sebulankemudian daripada itu, Kacak dapat ditangkap orang diLubuksikaping. Dengan tangan dibelenggu, ia pun dibawa polisike Bukittinggi terus dimasukkan ke penjara. Enam bulansesudah itu, perkara Kacak diperiksa. Karena terang iabersalah, maka Kacak dihukum 2 tahun dan dibuang ke Padang.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 204)
o   Enam bulan Midun bekerja, nyatalah kepada orang di atasakan kecakapannya dalam pekerjaannya. Maka ia pun diangkat menjadi menteri polisi di Tanjung Priok.
(Kutipan berdasarkan pada halaman 185)

Ø  Sudut Pandang
Sudut pandang pengarang dalam cerita ini ialah sebagai. orang ketiga serba tahu, yaitu dengan menggunakan kata “dia”,” ia”,dan nama orang, misalnya Maun,Pak Midun dan Turigi.

Bukti Kutipan :
o   “Midun berdiam diri saja mendengar perkataan ayahnya.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 37)
o   “Konon kabarnya ia seorang bangsawan di negerinya,dan menjadi penasihat dan dukun.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 99)
o   “Belum lama Halimah meletakkan kepala ke bantal, ia puntertidur amat nyenyaknya.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 144)

Ø  Gaya Bahasa
     Novel ini banyak menggunakan bahasa Minangkabau.Banyak pula peribahasa yang sarat akan nilai kehidupan di dalamnya.Majas yang digunakan pun bermacam-macam,seperti metafora,personifikasi,dan hiperbola.
Bukti Kutipan :

o   “…angin berembus lunak.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 151)
o    “Sudah hampir terbenam matahari gila membual juga.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman keenam)
o    “Amboi, bunyi yang kami takutkan itu, kiranya “Cempedak hutan” yang baru jatuh…”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 11)


o   “Bertimbun-timbun, hingga hampir sama dengan duduk kita. “
(Kutipan berdasarkan pada halaman ketiga)
o   “Contohnya ilmu padi, kian berisi kianrunduk. Begitulah yang kami sukai dalam pergaulan bersama.”
(Kutipan berdasarkan pada halaman 23)

Ø  Amanat
     Novel ini penuh dengan nilai pembelajaran hidup bagi pembacanya. Tidak hanya berdasarkan alur ceritanya,nilai kehidupan ini dapat diperoleh melalui jalan pikiran tokoh dan beberapa selipan peribahasa di dalamnya.
       Nilai kehidupan yang dapat kita ambil adalah selalu menghadapi suatu persoalan hidup dengan rasa optimis.Selain itu,sebagai manusia,kita tidak boleh menyerah dan berputus asa dalam menggapai suatu harapan atau impian yang kita idam-idamkan.Perjuangan hidup ini memanglah tidak mudah. Berbagai ancaman,tantangan,hambatan,dan gangguan yang selalu mengganggu kita dalam meraih asa. Untuk itu, kita harus menghadapi semua persoalan hidup dengan rasa optimis,ikhlas,sabar, dan tabah.











Sabtu, 10 Oktober 2015

REKAYASA LISTRIK

RINGKASAN MATERI PRAKARYA
REKAYASA LISTRIK



ISTILAH-ISTILAH LISTRIK

1.    Listrik adalah partikel subatomik yang terdiri dari elektron dan proton
2.    Elektron adalah partikel subatom yang bermuatan negatif
3.    Proton adalah partikel subatomik dengan muatan positif
4.    Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu.
5.    Satuan arus listrik adalah Ampere
6.    Tegangan listrik adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik
7.    Satuan tegangan listrik adalah Volt
8.    Daya Listrik adalah jumlah energi yang diserap atau dihasilkan dalam sebuah sirkuit/rangkaian.
9.    Satuan daya listrik adalah Watt
10. Sakelar atau switch merupakan komponen instalasi listrik yang berfungsi untuk menyambung atau memutus aliran listrik pada suatu pemghantar.
11. Stop kontak atau outlet, merupakan komponen listrik yang berfungsi sebagi muara hubungan antara alat listrik dengan aliran listrik. Agar alat listrik terhubung dengan stop kontak, maka diperlukan kabel dan steker atau colokan yang nantinya akan ditancapkan pada stop kontak.
12. Kabel listrik merupakan komponen listrik yang berfungsi untuk menghantarkan energi listrik ke sumber-sumber beban listrik atau alat-alat listrik.


JENIS-JENIS KABEL LISTRIK

1.    Kabel NYA
Kabel jenis ini di gunakan untuk instalasi rumah dan dalam instalasi rumah yang sering di gunakan adalah NYA dengan ukuran 1,5 mm 2  dan 2,5 mm 2. Kabel ini disebut juga kabel tunggal karena intinya hanya satu yang dilapisi isolator PVC.  Warna standar pada kabel ini adalah biru, kuning, hitam, dan kuning-hijau, merah.
Description: P:\KBM 1516\Perangkat KBM Kls 9 Prakarya 1516\Gbr Saklar steker kabel sk\kabel NYA.jpg

2.    Kabel NYM
Digunakan untuk kabel instalasi listrik rumah atau gedung dan sistem tenaga. Kabel NYA berinti lebih dari 1, memiliki lapisan isolasi PVC (biasanya warna putih atau abu-abu), ada yang berinti 2, 3 atau 4. Kabel NYA memiliki lapisan isolasi dua lapis, sehingga tingkat keamanannya lebih baik dari kabel NYA (harganya lebih mahal dari NYA). Kabel ini dapat dipergunakan dilingkungan yang kering dan basah, namun tidak boleh ditanam di dalam tanah. Kabel jenis ini hanya direkomendasikan khusus untuk instalasi tetap di dalam bangunan yang dimana penempatannya bias diluar/didalam tembok ataupun didalam pipa (conduit).


3.    Kabel NYY
Memiliki lapisan isolasi PVC (biasanya warna hitam), ada yang berinti 2,3 atau 4. Kabel NYY dipergunakan untuk instalasi tertanam (kabel tanah), dan memiliki lapisan isolasi yang lebih kuat dari kabel NYM (harganyalebih mahal dari NYM). Kabel NYY memiliki isolasi yang terbuat dari bahan yang tidak disukai tikus


SEJARAH LISTRIK

1.    Thales
Thales dari Miletus, seorang filsuf Yunani, meneliti efek listrik statis dari batu ambar sebagai efek magnetik yang timbul dari gesekan. Meski begitu, kemudian di zaman modern, listrik dan magnet terbukti merupakan dua manifestasi dari elektromagnetisme

2.    Benyamin Franklin (abad 18)
Benjamin Franklin berhasil membuktikan secara meyakinkan bahwa petir memang listrik, melalui beberapa eksperimen layang-layang

3.    Michael Faraday
Michael Faraday yang lahir pada tanggal 22 September 1791 di Newington Butts,Inggris ialah ilmuwan Inggris yang mendapat julukan “Bapak Listrik”, karena berkat usahanya listrik menjadi teknologi yang banyak gunanya. Ia mempelajari berbagai bidang ilmu pengetahuan, termasuk elektromagnetisme dan elektrokimia. Dia juga menemukan alat yang nantinya menjadi pembakar Bunsen, yang digunakan hampir di seluruh laboratorium sains sebagai sumber  panas yang praktis.
Penemuan Faraday pertama yang penting di bidang listrik terjadi tahun 1821. Dua tahun sebelumnya Oersted telah menemukan bahwa jarum magnit kompas biasa dapat beringsut jika arus listrik dialirkan dalam kawat yang tidak berjauhan. Ini membikin Faraday berkesimpulan, jika magnit diketatkan, yang bergerak justru kawatnya.
Bekerja atas dasar dugaan ini, dia berhasil membuat suatu skema yang jelas dimana kawat akan terus-menerus berputar berdekatan dengan magnit sepanjang arus listrik dialirkan ke kawat. Sesungguhnya dalam hal ini Faraday sudah menemukan motor listrik pertama, suatu skema pertama penggunaan arus listrik untuk membuat sesuatu benda bergerak. Betapapun primitifnya, penemuan Faraday ini merupakan “nenek moyang” dari semua motor listrik yang digunakan dunia sekarang ini.

4.    Thomas Alfa Edison (1847 – 1931)
Thomas Alva Edison merupakan salah satu penemu yang paling memberikan kontribusi besar bagi dunia berkat temuannya yaitu lampu pijar. Edison dipandang sebagai salah seorang pencipta paling produktif pada masanya, memegang rekor 1.093 paten atas namanya. Edison pernah memprotes sebuah surat kabar yang memuat judul berita utama: "Setelah 9.955 kali gagal menemukan bola lampu pijar, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala". Ia meminta judul berita itu diganti. Keesokan harinya, atas permintaan Edison, surat kabar itu mengganti judul berita utamanya menjadi: "Setelah 9.955 kali berhasil menemukan lampu yang gagal menyala, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala"

5.    Nikola Tesla (1856 – 1943)
Nikola Tesla adalah seorang penemu, fisikawan, teknisi mekanika, dan teknisi listrik Amerika Serikat. Tesla dianggap sebagai salah satu penemu terpenting dalam sejarah dan merupakan salah seorang teknisi terbesar dalam akhir abad ke-19 dan abad ke-20. Tesla merupakan seorang perintis elektromekanik, tanpa kabel, dan daya listrik. Ia berketurunan Serbia dan menjadi warga negara Amerika Serikat pada 1891 selagi bekerja di negara tersebut. Teorinya merupakan dasar dari daya listrik arus bolak-balik (bahasa Inggris: Alternating Current, AC) modern termasuk distribusi daya polyphase, dan motor AC, yang ia umumkan pada Revolusi Industri Kedua. Setelah pendemonstrasian komunikasi tanpa kabel pada 1893 dan memenangkan "Perang Arus", Tesla dianggap sebagai salah satu teknisi listrik AS terhebat.


JENIS PRODUK RAKITAN BERTEKNOLOGI LISTRIK

1.    SETRIKA LISTRIK
Prinsip kerja setrika listrik adalah mengubah energi listrik menjadi energi panas melalui elemen pemanas

Bagian penting setrika listrik
a.     Elemen pemanas berbahan nikrom (nikel krom = titik leleh 1400oC)
b.    Switch & Heater
       Switch otomatis/termostat terbuat dari bimetal yaitu dua keping logam yang angka muainya berbeda kemudian dijadikan satu.


2.    Kompor Listrik
Prinsip kerja kompor listrik hampir sama dengan setrika listrik yaitu mengubah energi listrik menjadi energi panas melalui elemen pemanas


3.    Lampu Pijar
Sumber cahaya buatan yang dihasilkan melalui penyaluran arus listrik ke filamen yang kemudian memanas dan menghasilkan cahaya. Filamen yang digunakan pada lampu pijar terbuat dari wolfram yang merupakan unsur logam dengan titik leleh 3400O C

4.    Loudspeaker
Prinsip kerja loudspeaker dalam menterjemahkan sinyal listrik menjadi suara yang dapat didengar, Speaker memiliki komponen Elektromagnetik yang terdiri dari Kumparan yang disebut dengan Voice Coil untuk membangkitkan medan magnet dan berinteraksi dengan Magnet Permanen sehingga menggerakan Cone  Speaker maju dan mundur. Voice Coil adalah bagian yang bergerak sedangkan Magnet Permanen adalah bagian Speaker yang tetap pada posisinya. Sinyal listrik yang melewati Voice Coil akan menyebabkan arah medan magnet berubah secara cepat sehingga terjadi gerakan “tarik” dan “tolak” dengan Magnet Permanen. Dengan demikian, terjadilah getaran yang maju dan mundur pada Cone Speaker.

Cone adalah komponen utama Speaker yang bergerak. Pada prinsipnya, semakin besarnya Cone semakin besar pula permukaan yang dapat menggerakan udara sehingga suara yang dihasilkan Speaker juga akan semakin besar.

Suspension yang terdapat dalam Speaker berfungsi untuk menarik Cone ke posisi semulanya setelah bergerak maju dan mundur. Suspension juga berfungsi sebagai pemegang Cone dan Voice Coil. Kekakuan (rigidity), komposisi dan desain Suspension sangat mempengaruhi kualitas suara Speaker itu sendiri.

Jenis-jenis loudspeaker
a.     Speaker Tweeter, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi Tinggi (sekitar 2kHz – 20kHz)
b.    Speaker Mid-range, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi Menengah (sekitar 300Hz – 5kHz)
c.     Speaker Woofer, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi Rendah (sekitar 40Hz – 1kHz)
d.    Speaker Sub-woofer, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi sangat rendah yaitu sekitar 20Hz – 200Hz.

5.    Televisi
       Televisi tabung atau CRT (cathode ray tube) bekerja dengan cara menerima gelombang elektromagnetik dan merubahnya menjadi gambar dan suara sekaligus. Gelombang elektromagnetik memiliki banyak kesamaan dengan gelombang yang lain, yaitu dapat merambat, dapat dipantulkan dan dapat dibiaskan.


Prinsip kerja televisi mula-mula katoda tabung dipanaskan oleh pin heater sekitar 6v AC hingga elektron mudah ditembakkan, elektron ini diarahkan oleh magnetik D-Y yoke ke arah permukaan tabung yang dilapisi oleh fosfor RGB; Red,Green,Blue. Elektron-elektron ini akan ditembakkan sesuai dengan input, pada kaki-kaki katoda tabung gambar. Dalam hal ini yang berhubungan langsung dengan bagian IC video AMP/Transistor penguat akhir pada PCB CRT. Apabila lapisan katoda dipanasi maka permukaan katoda dengan mudah melepaskan elektron-elektronnya. Pada TV berwarna bagian electron guns (senapan elektron) digunakan tiga senapan elektron dengan tiga jenis fosfor yang masing-masing menghasilkan warna merah, biru, dan hijau. Celah di antara senapan elektron dan layar berlapis fosfor menjamin bahwa berkas elektron dari senapan mengenai fosfor dengan tepat. Warna merah, biru, dan hijau adalah warna dasar atau warna primer, yang jika digabungkan dengan perbandingannya intensitas yang tepat akan menghasilkan berbagai warna

6.    Kulkas/Lemari Es
Hukum Termodinamika dalam Fisika berlaku untuk prinsip kerja lemari es. Energi panas (listrik) ditransfer ke dalam lemari es untuk menjadi cairan dingin yang melewati sebuah mesin evaporator
Komponen-komponen Kulkas
a.     Kompresor, merupakan unsur terpenting yang berfungsi untuk memompa bahan pendingin ke seluruh bagian.

b.    Kondensor, berfungsi sebagai alat penukar kalor dalam proses perubahan wujud gas bahan pendingin, yang pada suhu dan tekanan tinggi diubah menjadi wujud cair.

c.     Filter, yang berfungsi sebagai penyaring kotoran yang mungkin terbawa masuk aliran pendingin ke kulkas setelah proses sirkulasi.

d.    Evaporator, memiliki fungsi untuk menyerap kalor dari benda yang dimasukkan, kalor yang sudah terhisap akan mendinginkan bahan makanan itu.

e.     Thermostat, berperan sebagai pengatur kerja kompresor secara otomatis berdasar pada batasan suhu di setiap bagian kulkas.

f.     Heater, berguna untuk mencairkan bunga es yang terbentuk di dalam evaporator.

g.    Fan Motor, digunakan untuk menghembuskan udara dingin dari evaporator ke seluruh bagian kulkas dan mendorong udara melalui kompresor.

h.    Overload Motor Protector, berguna sebagai pelindung komponen #listrik dari kerusakan apabila arus listrik yang dihasilkan kompresor melebihi normal.

i.     Bahan Pendingin (Refrigerant), berwujud sebagai zat yang mudah diubah bentuknya dari wujud gas menjadi wujud cair, atau sebaliknya.


ALAT DAN BAHAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN LISTRIK

1.    OBENG

Berbagai macam obeng
Obeng adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengencangkan atau mengendorkan baut. Obeng juga berfungsi untuk mencungkil sesuatu yang kira-kira sulit sekali dibuka. Obeng dalam bahasa Inggrisnya disebut screwdriver.

Jenis Obeng
Ada beberapa model obeng yang digunakan di seluruh dunia. Jenis yang sangat umum di Indonesia antara lain
a.         Phillips yang populer disebut obeng kembang atau plus (+)
b.         Slotted yang sering disebut obeng minus (-).
c.         Torx yang sering disebut obeng bintang segi enam,
d.        Hex yang sering disebut obeng segi enam,
e.         Robertson yang sering disebut obeng kotak.

2.    TANG
Jenis-jenis tang
a.     Tang pemotong (cutting pliers)
       Kedua bagian kepala atas dan bawah  (rahang) tajam
b.    Tang penjepit (clamp pliers)
       Memiliki rahang yang bergerigi rapat sebagai capitan
c.     Tang pengunci (clocking pliers)
       Rahang bergerigi yang renggang agar tak licin ketika pengencangan baut

A.   Tang Pengelupas Kabel/Tang penjepit kabel
Tang pengelupas kabel (Crimping Plier Tool Kit)/Tang penjepit kabel sangat membantu dalam pengerjaan instalasi listrik. Bagian rahang sebagai penjepit kabel  di  bawah  rahang  bagian  yang tajam sebagai pemotong kabel. Gagang yang bergerigi untuk mengelupas kabel.



B.   Tang Pemotong
Tang Pemotong (cutting pliers) Memiliki rahang tajam. Fungsinya untuk memotong kawat, kabel plastik, dan vanadium. Gagangnya dilapis plastik. Kelemahan tang ini ialah tidak mampu memotong ukuran bidang yang besar atau tebal.


C.   Tang Cucut (Long Noise Plier)
Tang cucut (long noise plier) bentuknya mirip ikan cucut: moncong pipih, panjang, dan berbentuk gergaji. Oleh karena itulah tang ini dikenal sebagai “tang cucut”. Tang ini berfungsi sebagai penjepit kawat atau kabel. Rahang tang ini juga dapat dimanfaatkan sebagai pemotong kabel.



D.   Tang Kombinasi
Ujung rahang tang kombinasi (multi purpose plier) yang bergerigi rapat yang berfungsi untuk menjepit kawat atau kabel. Di bagian tengahnya bergeri renggang   berfungsi   untuk   mengunci mur. Rahangnya yang tajam berfungsi sebagai pemotong kawat dan kabel. Kelemahannya, jika celah antarrahang berkarat tang akan mac
et.

E.    Tang Kakatua

Dikenal sebagai “tang kakatua” (Tower Pincer) karena bentuknya mirip paruh burung kakatua. Fungsinya sebagai pemotong kawat dan kabel. Tang ini terbuat dari baja dan bergagang lapis karet   untuk   menjaga   agar   tak   licin ketika digunakan. Kelemahannya, jika digunakan untuk memotong bahan yang tebal dan keras, tang dapat menjadi tumpul.

F.    Tang Buaya (Locking Plier Tool Kit)
Sekilas bentuknya mirip buaya: moncongnya besar, lebar, dan bergerigi. Maka, tang ini dikenal dengan sebutan “tang buaya”. Rahangnya yang bergerigi untuk mengunci dan melepas baut. Jika ukuran baut besar, tang dapat diatur sesuai ukuran baut. Caranya: lebarkan kedua tungkai, lalu kunci dengan sekrup pengatur    sekaligus    pengunci    yang ada di ujung atas tungkai. Jika ingin mengubahnya lagi, cukup melepaskan tuas di bagian tungkai bawah. Kelemahannya, sekrup pengatur dan pengunci agak keras.

G.   Tang  Multifungsi  (Multipurpose  Plier Kit)

Tang   Multifungsi   (Multipurpose Plier Kit) mirip dengan tang kombinasi: ada rahang sebagai pemotong dan penjepit. Bedanya, tang ini memiliki kelengkapan fungsi lain. Di gagangnya terdapat pisau, gergaji, obeng, pembuka tutup botol, dan pembuka tutup makanan kaleng. Jadi, satu tang ini memiliki banyak kegunaan. Kelemahannya, bagian kelengkapan di gagang mudah kendur atau patah.


H.   Tang Sudut

Moncong rahang tang sudut memiliki  menjepit kawat dan kabel yang sulit dijangkau. Kelemahannya, hanya cocok untuk bagian dengan sudut kemiringan 45o

I.     Tang Snap Ring
Tang   ini   dikenal   juga   dengan   nama tang spi, yaitu berfungsi untuk menarik bantalan kecil dan sebagainya. Tang ini ada 2 model yang dibedakan berdasarkan ujungnya, yaitu lurus dan bengkok.

J.     Tang Rivet

Terdapat dua tipe yaitu biasa dan untuk memasang paku keeling. Tang bidang lurus maupun sudut.

K.   Tang slip joint

Tang standar bawaan mobil dan motor yang menjadi bonus di saat mobil/motor diterima. Fungsinya hampir sama dengan tang kombinasi, tetapi bentuknya lebih sederhana dari tang kombinasi.

BEBERAPA JENIS SAKLAR/ SWICTH DAN FUNGSINYA
Sakelar (swicth) berfungsi untuk memutuskan atau menyambungkan arus yang mengalir pada rangkaian.

Beberapa jenis sakelar yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

1.    Sakelar Manual
Cara menggunakan sakelar manual sangat sederhana,   yaitu   dengan   memindahkan tuas sakelar secara mekanis oleh operator. Biasanya sakelar manual dipakai pada rangkaian elektronik dengan kapasitas daya yang kecil dan tegangan yang kecil agar tidak menimbulkan kemungkinan bahaya yang besar.
       Jenis-jenis Sakelar Manual
a.     Sakelar Toggle
Sakelar  toggle merupakan sakelar  yang menghubungkan atau memutuskan arus dengan cara menggerakkan toggle/tuas secara mekanis.

b.    Sakelar  Push Button
Pada umumnya sakelar push button adalah tipe sakelar  yang hanya kontak sesaat ketika ditekan dan setelah dilepas.

c.     Sakelar  Selector/SS (Sakelar  Pemilih)
Sakelar  jenis ini pada umumnya tersedia dua, tiga atau empat pilihan posisi, dengan berbagai tipe knop. Sakelar pemilih biasanya dipasang pada panel kontrol untuk memilih jenis operasi yang berbeda, dengan rangkaian yang berbeda pula. Sakelar pemilih memiliki beberapa kontak dan   setiap   kontak   dihubungkan   oleh kabel menuju rangkaian yang berbeda, misalnya untuk rangkaian putaran motor cepat dan untuk rangkaian putaran motor lambat.

2.    Sakelar Mekanik
       Sakelar mekanik akan ON atau OFF secara otomatis oleh sebuah proses perubahan parameter, misalnya posisi, tekanan, atau temperatur.   Sakelar   akan   ON   atau   OFF  jika set titik proses yang ditentukan telah tercapai. Sakelar mekanik digunakan untuk automatisasi dan juga proteksi rangkaian. Terdapat beberapa tipe sakelar mekanik, antara lain: Limit Switch, Flow Switch, Level Switch, Pressure Switch dan Temperature Switch.


Komponen dan bahan yang diperlukan untuk membuat Joule Thief adalah :
1. Resistor  1k ½ W
2. Transistor 2N3904 atau 2N2222
3. Lampu Led secukupnya
4. Ferrite Toroid
5. Kawat Tembaga